>

Kutukan si Pengguna Nomor 1

Senin, 6 Februari 2012 - 19:39 wib | A. Firdaus - Okezone

Casey Stoner kembali menggunakan nomor 1 di musim ini (foto:Gettu Images)

Kutukan si Pengguna Nomor 1
CASEY Stoner sukses merebut gelar juara dunia MotoGP dari tangan Jorge Lorenzo. Untuk itu dia berhak memilih untuk menggunakan nomor satu di bagian depan kuda besinya itu atau tetap menggunakan nomor 27, nomor keberuntungannya.
 
Ya, ternyata pembalap Aussie itu lebih memilih nomor satu untuk menemaninya selama musim 2011/2012 digelar. Belum diketahui alasannya mengapa Stoner memilih nomor tersebut.
 
Seperti diketahui, di MotoGP memakai nomor satu ternyata menjadi kutukan tersendiri bagi penggunanya. Entah suatu kebetulan atau tidak, sang juara di musim sebelumnya, setelah memakai nomor ini ternyata tidak bisa mempertahankan juara.
 
Contoh terkini dialami oleh Stoner sendiri, ketika dia menjuarai MotoGP di musim 2007. Saat itu dia menggunakan nomor 1 di depan motornya. Alhasil, gelar juaranya berhasil diambil alih oleh Valentino Rossi yang saat itu masih menunggangi Yamaha YZR-M1. Uniknya, Rossi berhasil mempertahankan gelarnya dengan menggunakan nomor keberuntungannya, 46.
 
Sedangkan contoh lain terjadi pada Nicky Hayden. Pembalap Amerika ini sangat menyukai nomor 69. Tapi saat berhasil menjuarai MotoGP, dia mengganti nomornya dengan menggunakan nomor 1. Hasilnya, Hayden hanya bisa menikmati sebagai juara bertahan selama semusim saja.
 
Akankah Stoner mengulang kembali masa kelamnya itu dengan menggunakan nomor satu. Atau pembalap 26 tahun itu bisa mematahkan mitos tersebut dengan berhasil mempertahankan gelar juara di musim ini. Padahal suami dari Adriana Tuchyna sangat ‘lucky’ jika menggunakan nomor 27-nya itu. Kita lihat saja nanti di akhir musim MotoGP.
(fir)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • next on sports
      Selasa, 23 September 2014 14:28 WIB

      Indonesia Harus Belajar dari Singapura

      Balap F1 sebenarnya bukan cuma soal adu kencang mobil-mobil berteknologi tinggi, banyak hal baik yang akan diperoleh Indonesia.

    • next on sports
      Senin, 22 September 2014 12:23 WIB

      Fasilitas Lengkap, Pebulutangkis Indonesia Mestinya Lebih Semangat

      Beban dan tekanan tentu ada dalam setiap laga internasional, tapi terbiasa menghadapi tekanan justru menjadi kekuatan dalam olahraga.

    • next on sports
      Selasa, 09 September 2014 15:32 WIB

      Pembawa Obor Olimpiade Jadi Pekerja Serabutan

      Peraih medali emas SEA Games dan pembawa obor Olimpiade 1996 di Atlanta itu tidak memiliki pekerjaan tetap.

    • next on sports
      Selasa, 02 September 2014 13:20 WIB

      Tak Perlu Mencari Kambing Hitam

      Indonesia harus puas pulang dengan medali perunggu di kejuaraan bergengsi BWF World Championship 2014 di Kopenhagen-Denmark, lewat sektor tunggal putra, Tommy Sugiarto. Menilik hasil yang diraih para putra-putri Indonesia di negeri Skandinavia, ada banyak evaluasi yang harus dilakukan.

    • next on sports
      Rabu, 20 Agustus 2014 13:53 WIB

      Manis-Pahit Perjuangan Pebulutangkis di Negeri Kincir Angin

      Kiprah Belanda di dunia sepakbola tak bisa dipandang sebelah mata. Namun, terdapat olahraga lain yang tampaknya kini mulai digemari. Bulutangkis! Sejumlah kalangan mulai memutuskan untuk menjadi atlet di negara yang populer akan sepakbola, salah satunya ialah Jorrit de Ruiter.

    • next on sports
      Senin, 23 Juni 2014 18:35 WIB

      Lesu di Kandang Sendiri, PBSI Wajib Lakukan Evaluasi

      PERUBAHAN dan evaluasi jelas menjadi agenda yang paling mendesak jika ingin melihat olahraga yang kerap kali mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional kembali berjaya. Setelah kembali nihil prestasi ditunjukan oleh atlet-atlet bulutangkis andalan Indonesia kala mereka ambil bagian di Indonesia Open 2014.

    • next on sports
      Senin, 09 Juni 2014 14:31 WIB

      Federasi Prancis Tutup Mata soal Bulutangkis

      "Federasi Bulutangkis Prancis sama sekali tidak membantu saya. Saya harus berjuang sendiri dalam perjalanan karier ini. Dana yang saya dapatkan (untuk mengikuti turnamen) merupakan uang dari pekerjaan saya dan klub saya di Paris yang juga turut membantu," kata Arnaud Génin.

    • next on sports
      Jum'at, 30 Mei 2014 17:47 WIB

      Pilih Badminton Gara-Gara Gagal di Sepakbola

      "Saya mulai bermain badminton karena kecewa di sepakbola. Saya sempat bermain sepakbola di sebuah klub di kota saya. Namun, saya mengalami masalah dengan pelatih dan sejak saat itulah saya mulai menggeluti olahraga lain," kata Filipe Toledo.

    • next on sports
      Senin, 26 Mei 2014 15:02 WIB

      Pemerataan Kekuatan & Terbukanya Pintu Sejarah

      Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Betapapun hebatnya dominasi adidaya dalam bulutangkis dunia, akhirnya runtuh juga. Negara-negara super-power macam China, Indonesia, Korea, Denmark dan Malaysia tak lagi serta-merta bisa menepuk dada.

    • next on sports
      Senin, 19 Mei 2014 11:49 WIB

      Ketika Lorenzo Senasib Vettel

      Sama-sama juara bertahan di MotoGP dan Formula One (F1), tapi terpuruk di awal musim. Begitu kira-kira persamaan nasib Jorge Lorenzo dan Sebastian Vettel. Ironisnya, kedua pembalap belum pernah merasakan yang namanya kemenangan.

    Baca Juga

    Forward Muda Lakers Pilih Kobe Ketimbang Shaq