JAKARTA - Tim Piala Davis Indonesia terus menempa diri menjelang duel dengan Hong Kong 10-12 Februari mendatang.Meski Indonesia memiliki rekor pertemuan lebih baik, namun Indonesia enggan menganggap remeh Hong Kong.
“Kita menang terus memang, cuma kita tidak boleh berpatokan seperti itu. Kita harus memikirkan diri sendiri, memaksimalkan latihan, siapapun lawan yang akan kita hadapi upaya kita harus maksimal,” kata pelatih Tim Piala Davis Indonesia Bonit Wiryawan saat ditemui di lapangan tenis kediaman Ketua Umum Pelti, Martina Widjaja, di bilangan Ragunan Jakarta Selatan, Kamis (26/1/2012).
Untuk menghadapi laga nanti, tim memulai latihan sejak 9 Januari dan saat ini para pemain memasuki tahap latihan simulasi pertandingan. Menurut Bonit, secara umum saat ini kondisi pemain cukup baik karena para pemain baru kembali dari SEA Games. Meski sempat diberi masa istirahat, para pemain juga tetap berlatih secara perorangan.
“Masih ok. Hanya di awal saya menitikberatkan pada fisik.Dan sekarang sudah memasuki prakompetisi, jadi lebih banyak bermain simulasi dengan lima set,” terang Bonit.
Dia juga meningatkan agar para pemain tidak terlena dengan pencapaian di SEA Games lalu di mana putra Indonesia menyabet tiga emas. Kesuksesan itu menurutnya biarlah menjadi kenangan karena yang terpenting adalah prestasi apa yang bisa diraih Indonesia di even-even berikut.
“Jangan terlena, biar itu menjadi history saja bahwa kita paling tidak bisa seperti itu dan kalau bisa mencapai yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Tim kali ini tidak jauh berbeda dengan tim yang diturunkan di SEA Games lalu. Hanya Elbert Sie posisinya digantikan Wisnu Adi Nugroho. Tiga petenis lain adalah Christoper Rungkat, David Agung Susanto, dan Aditya Hari Sasongko.
‘Wisnu lolos seleksi. Sebelumnya ada Rizki Bagus Saputra, Ega Manuputty, dan Indra Wijaya. Mereka diadu dengan sistem round robin dan hasilnya Wisnu yang menang dia masuk tim,” papar petenis 43 tahun yang menjuarai nomor ganda Garuda Indonesia Tennis Master 2011 bersama Christoper Rungkat itu.
Dari sisa waktu persiapan yang ada, Bonit berharap kondisi para pemain masih bisa ditingkatkan hingga 95 persen agar bisa meraih tiket ke fase selanjutnya. Jika Indonesia berhasil lolos dari hadangan Hong Kong, maka kemungkinan besar Christo Cs selanjutnya menghadapi Thailand jika Tim Negeri Gajah Putih itu menang dari Sri Lanka.
“Kita tahu Thailand lebih kuat, tapi enggak usah berpikir ke situ dulu, yang penting menang dari Hong Kong,” tandasnya.
(Fitra Iskandar)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.