Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stage Pembuka Reli Dakkar Telan Korban

Sebastianus Epifany , Jurnalis-Senin, 02 Januari 2012 |04:33 WIB
<i>Stage</i> Pembuka Reli Dakkar Telan Korban
Jorge Martinez Boero (Foto: Daylife)
A
A
A

BUENOS AIRES - Keganasan Reli Dakkar memakan korban jiwa. Seorang pembalap Argentina bernama Jorge Martinez Boero harus kehilangan jiwanya usai bertabrakan dalam seri pembuka ajang reli yang berlangsung 1 hingga 16 Januari 2012 itu.

Boero yang berumur 38 tahun, mengalami kecelakaan ketika terjatuh dari motornya, RR 450 Beta, di bukit pasir dekat pantai Necochea di provinsi Buenos Aires, Argentina. Buero menderita cedera serius di dadanya sehingga jantungnya berhenti berdetak.

“Saya melihat dia dari jarak beberapa ratus kaki dari saya. Dia mengendarai (kendararan) dengan sangat-sangat cepat. Dan tiba-tiba saya melihat motornya tidak stabil. Dirinya berbelok ke kiri dan menabrak tanggul di pinggir jembatan. Dia menghampiri motornya untuk berisitirahat, setelah sempat beberapa kali terguling,” ujar Sepulveda, anak seorang petani yang menjadi saksi mata kecelakaan itu, dilansir dari Eurosport, Senin, (2/1/2012).

“Saya tidak mengerti atas apa yang terjadi. Jalan itu sangat datar, sedikit berpasir, dengan beberapa batu, dan arahnya lurus,” tambahnya.

Boreo menjadi penantang ke 21 yang meninggal sejak reli Dakkar dimulai pada tahun 1979. Dirinya meninggal ketika jaraknya tersisa 2 kilo meter lagi dari garis Finish, dan meninggal pada pukul 10.19 (waktu setempat,-red).

“Setelah jatuh, dia menderita serangan jantung. Dia mendapat perawatan kurang lebih selama 5 menit oleh staf medis yang membawanya dengan Helikopter, tetapi mustahil membangunkan dirinya, dan dia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.,”papar pihak panitia penyelenggara Reli.

Tahun ini merupakan tahun kedua Boero mengikuti reli ini. Ayah Boero yang juga bernama sama, Jorge Martinez Boero, juga merupakan pembalap, namun telah tiada sejak tahun 2004. Sebelumnya balapan ini diselenggarakan di Afrika Selatan, namun karena alasan keamanan dipindahkan ke Amerika Selatan.

“Apapun pengalaman yang dimiliki oleh pembalap, mereka telah mengetahui bahwa (reli) Dakkar beresiko tinggi, dan sayangnya hal ini bisa terjadi. Adanya kesalahan bisa mengakibatkan anda kehilangan nyawa anda,” tutup Ignacio Crotto, koordinator balapan, Ignacio Crotto.

(Sebastianus Epifany)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement