MILTON KEYNES - Mark Webber meyakinkan fans Formula One agar tidak perlu terlalu khawatir dengan peraturan baru yang dikelukaran FIA terkait diperbolehkannya team order.
Menurut pembalap Red Bull itu, meski tim boleh menggunakan taktik team order, kompetisi yang sengit tetap akan terjadi di sirkuit, karena aturan baru itu tidak akan terlalu berpengaruh ketika lomba.
“Ini hal yang sudah lama berlaku sejak 1950-an dan 1960-an.Ketika ada dua pembalap berlomba untuk sebuah tim dan mencoba memberikan hasil terbaik untuk tim. Ini sudah dilakukan di masa lalu. Saya kira fans tidak perlu terlalu khawatir, mereka tidak akan melihatnya setiap pekan, tidak ada yang akan berubah,” ujar Webber meyakinkan, dikutip Autosport, Kamis (16/12/2010).
Polemik seputar team order memang sempat ramai mengiringi kompetisi F1 musim lalu. Pemicunya adalah ulah Ferrari yang meminta salah satu pembalapnya, dalam hal ini Felipe Massa –saat itu tengah memimpin balapan- untuk memberikan jalan kepada rekan setimnya Fernando Alonso di GP Jerman 25 Juli lalu.
Strategi tersebut pun kontan menuai kecaman dari sejumlah pihak yang menilai skuad Kuda Jingkrak telah menerapkan strategi licik untuk mendukung salah satu pembalapnya.
Kubu Ferrari sendiri sempat berkilah bila strategi tersebut sengaja diambil karena posisi Alonso di klasemen memang lebih baik dari Massa. Akibat insiden ini, Ferrari harus membayar denda sebesar USD100 ribu.
“Tapi apa yang dilakukan Ferrari cukup brutal,” jelas Webber.
(Fitra Iskandar)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.