BELGRADE – Usai sudah perjalanan panjang timnas tenis Serbia di ajang Piala Davis. Dengan kepala tegak, Negara pecahan Yugoslavia itu menebar senyum kemenangan setelah di partai pamungkas menggulung Prancis 3-2, di Belgrade Arena Minggu (5/12) waktu setempat.
Jerih payah Novak Djokovic pun terbayar lunas setelah di pertandingan terakhir Viktor Troicki memastikan angka penuh saat berduel dengan Michael Llodra. Tidak sekadar upaya Djokovic dan Troicki saja yang mengantarkan Serbia menorehkan tinta emas di kejuaraan tenis beregu putra ini.
Lebih dari itu, penasehat tim Serbia, Niki Pilic prestasi spektakuler ini buah kerja keras seluruh petenis dan official tim. “Semua untuk satu dan satu untuk semua. Mereka telah membangun fondasi tim yang kuat untuk membawa kami juara, Ini hasil fantastis. Dengan semangat besar plus rasa persahabatan yang dalam, kami menjadikan segalanya menjadi mungkin,” seru Pilic Yahoosports, Senin (6/12/2010).
Kapten tim, Bogdan Obradovic pun tidak mau ketinggalan. Ia menilai, sikap petenis yang mampu mengendalikan ego menjadi kunci keberhasilan Serbia menggondol trofi Piala Davis untuk pertama kalinya.
“Terpenting, kami semua tampil terbuka satu sama lain dan tidak ada yang mengedepankan ego masing-masing. Ketika kami mengambil keputusan, didasarkan semua aspek dan pendapat semua orang. Kami bernapas sebagai satu tim,” jelas Obradovic.
“Secara indivual atau tim, ini adalah prestasi terbaik tim dan karier kami. Ini sejarah besar buat negara kami,” timpal Djokovic.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.