Topik » MotoGP Prancis ,
Getting time...

Alasan Yamaha Lepas Rossi

Achmad Firdaus - Okezone
Kamis, 25 November 2010 18:05 wib
Foto: Valentino Rossi ditemani bos tim Yamaha Lin Jarvis (kiri) dan Masao Furusawa saat menghadiri sesi jumpa pers sebagai perpisahannya dengan Yamaha/Getty Images
Foto: Valentino Rossi ditemani bos tim Yamaha Lin Jarvis (kiri) dan Masao Furusawa saat menghadiri sesi jumpa pers sebagai perpisahannya dengan Yamaha/Getty Images
GERNO DI LESMO - Kubu Yamaha membantah spekulasi yang menyebut Valentino Rossi memutuskan hengkang karena pihak Yamaha gagal mendepak Jorge Lorenzo. Bos tim Yamaha, Lin Jarvis menjelaskan duduk permasalahan yang membuat pihaknya memutuskan melepas The Doctor.

Sejak beberapa bulan terakhir, Yamaha memang ramai diisukan mendapat ultimatum dari Rossi. Puncaknya pun terjadi pada seri MotoGP Prancis di Le Mans, di mana saat itu Rossi menegaskan hanya ingin memperbaharui kontraknya bila Lorenzo didepak dari skuad.

Namun, kabar ultimatum tersebut langsung dibantah Jarvis yang menyebut keputusan Yamaha melepas Rossi adalah demi kebaikan tim. Jarvis menilai, rivalitas antara Rossi-Lorenzo sudah semakin meruncing dan berpotensi bisa menghancurkan tim bila terus dipertahankan.

“Kami sebenarnya senang bila mampu mempertahankan keduanya,” tutur Jarvis sebagaimana dikutip MCN, Kamis (25/11/2010).

“Kami telah menawarkan perpanjangan kontrak selama dua tahun untuk Rossi.  Sejak awal, kami sangat berharap Jorge dan Valentino bisa terus bekerja sama,” tambahnya.

“Tapi, kami sadar semua itu sulit terealisasi. Situasi semakin sulit setelah kami melihat perkembangan signifikan yang ditunjukkan Jorge dalam tiga tahun terakhir. Selain itu, rivalitas antara dua pembalap hebat ini juga kian tumbuh semakin runcing. Jadi, sulit bagi kami untuk mempertahankan keduanya, dan kami harus memilih salah satu demi kebaikan tim,” lanjutnya.

“Melihat kenyataan yang ada, dimana Casey Stoner bergabung dengan Honda, itu berarti para pesaing kami juga semakin menunjukkan rasa laparnya akan gelar. Akhirnya, demi kebaikan tim, Rossi memilih bergabung dengan Ducati sementara Jorge memilih bertahan,” tutup Jarvis.

Dalam kesempatan ini, Jarvis juga sempat memberikan prediksinya terkait jalannya kompetisi musim depan. Melihat komposisi pembalap yang nyaris merata di setiap tim -Honda dengan tiga pembalap Stoner, Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso, Ducati dengan Rossi dan Nicky Hayden dan Yamaha dengan duet Lorenzo dengan Ben Spies-, Jarvis menegaskan bahwa peluang Yamaha untuk mempertahankan supremasinya di tiga musim terakhir bakal sulit terwujud. (acf)
  • Nasrodin » 0 Tanggapan
    Emang begitu seharusnya, beri peluang yang muda dan potensial n kasih kesempatan berpetualang buat yang senior.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Bean » 0 Tanggapan
    Menurut saya Yamaha hanya mengejar investasi jangka pendeh dan hanya menginginkan gelar. Sedangkan Rossi menganggap gelar juara adalah bonus dari sebuah kerjasama, kebersamaan dan perjuangan. Sangat jarang seseorang yang bisa berjiwa seperti dia. Many racers cound be a winner but not all could be a great legend. Go ahead Vale, you will never be forgotten
    Beri Tanggapan Laporkan
  • raffanaylla » 0 Tanggapan
    Jadi bener dong spt kata Rossi, "yamaha sudah memiliki pembalap yg hebat, mereka (Yamaha) sudah tidak membutuhkan saya lagi".. Habis manis sepah dibuang, sptnya berlaku disini..wkwkwk... But, it's Ok Rossi. For me, you still number one even you not young anymore...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ASL » 0 Tanggapan
    Diusia yang dah ga muda lagi VR tetap membuktikan diri sebagai rider yg masih mampu bersaing dengan rider2 muda..... Apakah JL, CS dan BS mampu menciptakan rekor2 seperti VR diusia 30an nanti
    Beri Tanggapan Laporkan
  • tie » 0 Tanggapan
    hati2 jg Ross, km udah tua, km emang hebat, ducati jg motor yang hebat, kita tunggu aja musim 2011
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
VIDEO »

Chelsea Juara, Allianz Arena Berduka

Chelsea akhirnya berhasil meraih trofi Liga Champions perdananya, usai menekuk Bayern Munich lewat adu penalti dengan skor 4-3 (1-1) di Allianz Arena.

TWITTER »
twit