F: Powercross (otosports)
BANYUWANGI - Hadirnya kembali kroser gaek yang sulit ditaklukkan, Kim Ashkenazi (Australia), membuat peluang kroser nasional guna menjuarai Seri VI Surya 12 Motoriders Powercross Championship 7 di Sirkuit Diponegoro, Banyuwangi, Sabtu (6/11/2010), tambah berat.
Kim merupakan juara di seri pembuka di Tegal pada 3 Oktober lalu. Lalu di seri kedua di Solo, kroser berusia 36 tahun ini menduduki posisi runner up.
Kroser-kroser nasional memang sempat berjaya di dua seri terdahulu yakni di Sirkuit Rejomulyo-Oro Oro Ombo, Madiun (Seri IV) dan MX Djagung, Malang (Seri V). Di seri IV gelar juara diraih Andre Sondakh sedang di Seri V giliran kroser gaek Aep Dadang Supriatna yang unjuk gigi.
Keberhasilan kroser nasional di dua seri terdahulu itu tak terlepas dari sirkuit yang berlumpur akibat guyuran hujan yang deras jelang lomba. Kroser nasional akhirnya memetik keuntungan karena kroser Australia seperti; Keiron Hall, Kale Makehem maupun Dean Porter mengalami kendala pada kendaraannya dalam mengarungi sirkuit yang berlumpur.
“Untuk seri keenam nanti Kim Ashkenazi dipastikan tampil kembali. Kim sangat lihai mengatasi licinnya sirkuit yang becek. Hal ini membuat peluang kroser nasional untuk kembali merebut juara cukup berat,” tutur Direktur Lightning Producktion Alfonso Judiarto sebagai penggagas lomba tersebut, Kamis (4/11/2010).
“Namun saya tetap berharap kroser-kroser nasional bisa kembali juara. Saya melihat para kroser nasional yang masih muda seperti Farhan Hendro, Agi Agasi, Andre Sondakh maupun Alexander Wiguna sudah tak minder lagi menghadapi kroser-kroser Australia. Semoga mereka dapat mengatasinya,” tuturnya.
Untuk kondisi sirkuit sendiri, kata Judiarto, cukup bagus. Hujan memang sempat turun di kota Banyuwangi namun intensitasnya tidak besar dan hanya sesaat sehingga sirkuit masih tetap bagus untuk dilahap para kroser.
Aep Dadang yang menunjukkan penampilan terbaiknya di Seri V lalu di Malang malah berharap sirkuit tetap becek. “Disitulah keberuntungan saya karena saya bisa memilah mana lintasan yang bisa digeber dengan kencang dan mana yang harus hati-hati. Selain itu kuncinya tampil di sirkuit becek adalah jangan berbuat salah,” kata penggeber motor Husqivarna ini.
Hingga seri kelima yang sudah digelar posisi tertatas masih ditempati kroser Australia, Kale Makehem yang mengemas nilai 90 disusul Dean Porter 89, Agi Agasi 78, Aldi Lazaroni 70 dan Andre Sondakh 68.
Usai Seri VI di Banyuwangi para kroser akan bertempur di partai pamungkas di Denpasar, Bali, Sabtu (13/11/2010).
(Azwar Ferdian)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.