Topik » MotoGP Prancis ,
Getting time...

Gempuran Kroser Asing di Seri V

Azwar Ferdian - Okezone
Jum'at, 29 Oktober 2010 00:05 wib
MALANG - Powercross 7 Championship Series di Sirkuit MX Djagung, Malang, Sabtu (30/10), bakal lebih dahsyat dengan hadirnya dua kroser baru Australia, Lewis Stewart dan David Birch.
 
Kehadiran kedua kroser itu melengkapi trio Australia yang sudah berjuang sejak seri pembuka di Tegal, Dean Porter, Keiron Hall, dan Kale Makeham.
 
Kehadiran Stewart dan Birch, tentu membuat tantangan kroser nasional kian menggunung. Sebab, menghadapi Porter, Hall, Makeham saja kroser Indonesia harus jatuh bangun. bagaimana di Seri V dengan tampilnya Stewart dan Birch, tentu kroser nasional macam Agi Agassi, Andre Sondakh, Aldi Lazaroni, Aris Setyo, dan Asep Lukman Efendi harus berjuang ekstra keras lagi.
 
Maklum, Stewart adalah salah satu kroser top Negeri Kanguru itu. Begitu juga dengan Birch, kroser muda berusia 18 yang kini bertengger di peringkat 4 di Perth, Australia Barat. Meski begitu, kehadiran Stewart dan Birch tak membuat kroser nasional keder. Justru mereka menilai bagus, karena pasti banyak pelajaran yang bisa dipetik dari mereka.
 
“Tujuan saya turun di powercross bukan untuk mengejar kemenangan semata. Tapi, juga untuk meningkatkan kemampuan, baik dari segi teknik maupun fisik. Jadi, menurut saya, semakin banyak kroser bule yang turun, semakin bagus. Dengan begitu, kroser Indonesia akan lebih maju, karena mendapat lawan yang tangguh. Tak hanya itu, kita juga bisa belajar dari mereka,” ujar Andre, yang memuncaki Seri IV di Sirkuit Rejomulyo, Madian, Sabtu (23/10/2010).
 
Itu sebabnya, Andre berharap, cuaca di Sirkuit MX Djagung nanti akan lebih bersahabat. Karena menurut Andre, ia juga ingin bersaing dengan kroser-kroser bule dengan kondisi sirkuit yang benar-benar oke, tak terganggu hujan.
 
“Masak kroser Indonesia baru bisa menang lawan kroser bule bila kondisi sirkuit becek terus. Saya juga ingin naik podium tertinggi dengan kondisi sirkuit yang benar-benar oke,” tegas Andre, kroser berusia 15 yang bertarung di bawah bendera tim AHRS Kawasaki INK IRC Denso ARG.
 
Denny Orlando yang di Seri IV merebut posisi ketiga sependapat dengan yuniornya, Andre. Menurut kroser kawaka asal Solo ini, sebenarnya dengan kondisi sirkuit seperti apapun kroser Indonesia siap. Denny juga melihat, peluang kroser Indonesia untuk menang di Seri V di Malang, kembali terbuka. Sebab, ia melihat kondisi fisik kroser-kroser Australia di Seri IV di Madiun, juga sudah mulai kedodoran. Inilah yang harus dimanfaatkan kroser-kroser Indonesia.
 
“Tapi, persaingan tetap seru. Apalagi dari kubu Australia ada tenaga baru, Stewart dan Birch, yang membuat persaingan di lintasan akan semakin menarik. Kalau kemampuan Birch sudah bisa dibaca kroser Indonesia karena pernah tampil di kejuaraan motocross. Tapi, bukan tak mungkin Birch malah bisa tampil maksimal di powercross. Kalau Stewart, kita kan belum tahu,” ungkap pentolan tim AHRS INK IRC 89 Denso ORF ini.
 
Tapi, Denny melihat, kalau kondisi sirkuit Djagung MX, Malang, sama seperti di Madiun dan Tasikmalaya, peluang kroser Indonesia untuk menang lebih besar lagi. “Karena kroser Indonesia lebih terbiasa dengan kondisi sirkuit seperti ini dibandingkan kroser Australia,” ungkapnya. Meski begitu, Denny lebih senang bila kroser Indonesia memenangi lomba Seri V dengan kondisi sirkuit yang baik dan tak terganggu cuaca.
 
Harapan agar pertarungan di Seri V tak terganggu hujan juga diungkapkan Aldi Lazaroni. Menurut kroser tim Gandasari Evalube IRC INK ini, sebenarnya di Seri IV di Madiun, sirkuitnya sudah bagus. Tapi, kondisi sirkuit yang nyaman itu hilang begitu hujan turun.
 
“Mudah-mudahan di Malang cuaca cerah. Dengan begitu, jalannya lomba akan lebih menarik lagi. Saya sudah tak sabar mengejar ketertinggalan di Seri V ini,” tegas Aldi.
 
Sementara A Judiarto, Direktur Lightning Production, promotor nasional powercross, menilai keberhasilan Aris Setyo naik podium ketiga di Seri III dan Andre Sondakh menjuarai Seri IV merupakan indikasi performa kroser nasional terus menanjak.
 
Dan, Judiarto juga melihat, kroser Indonesia juga mulai lepas dari ketakutan bahwa kroser asing tak bisa dikalahkan. “Dengan kemenangan Andre di Madiun, beban berat yang selama ini mereka sandang sudah lepas. Tak ada lagi ketakutan dalam menghadapi kroser asing. Saya optimistis kroser-kroser Indonesia akan kembali tampil di podium juara,” ujar Judiarto.
 
Harapan kroser Indonesia itu tampaknya bakal terwujud. Pasalnya, menurut Dira Sulanjana, Ketua Penyelenggara Surya 12 Motoriders Powercross 7 Championship Series 2010, beberapa hari ini Malang hanya diguyur hujan pada sore hari, itu pun hanya sebentar.
 
“Kalau cuaca terus bertahan seperti ini, harapan kroser untuk bertarung di sirkuit yang kering dan smooth, bakal terwujud. Sebab, Sirkuit Djagung MX merupakan sirkuit jadi, kami tinggal menyempurnakannya saja,” jelas Dira.
(fmh)
VIDEO »

Chelsea Juara, Allianz Arena Berduka

Chelsea akhirnya berhasil meraih trofi Liga Champions perdananya, usai menekuk Bayern Munich lewat adu penalti dengan skor 4-3 (1-1) di Allianz Arena.

TWITTER »
twit