Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terjatuh, Peluang Juara Pedrosa Habis

Hendra Mujiraharja , Jurnalis-Senin, 26 Juli 2010 |10:20 WIB
Terjatuh, Peluang Juara Pedrosa Habis
Foto: Dani Pedrosa/Reuters
A
A
A

MONTEREY – Peluang Dani Pedrosa untuk menjuarai MotoGP 2010 sangat kecil. Itu setelah pembalap Repsol Honda terjatuh di MotoGP Amerika Serikat (AS), dini hari tadi.
 
Kemenangan di Jerman, pekan lalu, membuat Pedrosa sangat percaya diri. Dia ingin meraih kemenangan back to back pertama di MotoGP 2010-11. Pedrosa sempat memimpin balapan dengan baik.
 
Tapi Pedrosa tidak bisa membalap dengan tenang. Pada lap 10, Jorge Lorenzo sudah memberikan tekanan kepada rekan senegaranya itu. Namun, sebuah kesalahan fatal dibuat Pedrosa.
 
Lintasan yang tidak rata membuatnya terjatuh di tikungan lima pada lap 12. Pedrosa harus menyerahkan pimpinan balapan kepada pembalap Fiat Yamaha itu, yang akhirnya memenangi lomba.
 
“Pada saat saya terjatuh, saya terlalu bernafsu menggeber motor untuk menjaga jarak dengan Lorenzo dan ritme saya sangat bagus sekali,” demikian penjelasan Pedrosa selepas balapan.
 
“Sayang, lintasan yang tidak rata di tikungan membuat motor saya tergelincir dan saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya langsung terjatuh,” lanjut pembalap asal Spanyol itu dilansir Crash.net, Senin (26/7/2010).
 
“Saya tentu sangat kecewa. Saya ingin memenangi balapan ini. Tapi hal seperti ini biasa terjadi ketika anda mencoba untuk memenangi sebuah balapan. Anda harus berusaha keras dan mengambil resiko,” sesalnya.
 
Dengan demikian, maka Pedrosa tertinggal 72 poin dari pemuncak klasemen pembalap Lorenzo, yang sudah mengumpulkan 210 poin. Pedrosa tetap berada di posisi kedua dengan torehan 138 poin.

(Hendra Mujiraharja)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement