SILVERSTONE - Ketegangan mulai mewarnai perjalanan dua pembalap Red Bull Racing, Mark Webber dan Sebastian Vettel. Webber menilai dirinya dinomorduakan tim, sementara Vettel mendapat perlakuan bak anak emas.
Ketegangan ini dipicu saat Vettel “dihadiahi” sayap depan baru oleh Red Bull, jelang sesi kualifikiasi GP Inggris, Minggu kemarin. Namun, ternyata sayap depan baru itu ternyata merupakan milik Webber. Kondisi ini pun sontak membuat Webber kecewa dengan janji awal Red Bull yang menegaskan tak ada pembalap unggulan di tim.
Puncak kekecewaan Webber pun ditumpahkan saat dirinya memenangi GP Inggris. Saat itu, melalui team radio, usai finish pertama di Silverstone, Webber sempat melontarkan sindiran dengan mengatakan “hasil yang tidak buruk untuk seorang pembalap kedua.”
Menyikapi kondisi ini, Vettel tak menanggapinya dengan serius. Pembalap muda Jerman ini tak ingin berkomentar lebih jauh soal sindiran Webber. Vettel mengaku hanya ingin fokus pada performanya, bukan soal siapa yang dianak emaskan oleh Red Bull.
“Well, jelasnya saya hanya fokus terhadap performa saya sendiri. Tapi, mungkin ini (sindiran Webber) merupakan buntut dari apa yang terjadi sebelumnya (soal sayap depan),” papar Vettel cuek sebagaimana dikutip Autosport, Senin (12/7/2010).
“Setiap orang memiliki opini berbeda, begitupun saya. Menurut pengalaman, terkadang suatu hal berjalan baik tapi juga kadang buruk, dan Anda mungkin harus mengenali orang lebih baik lagi dan melihat wajah asli mereka. Saya pikir, saya sudah belajar dari pengalaman dan saya hanya ingin fokus terhadap diri sendiri,” tuturnya.
(Achmad Firdaus)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.