ISTANBUL – Sebastian Vettel dianggap lebih diunggulkan untuk menjadi juara. Namun, penasehat Red Bull Hemut Marko menegaskan kedua pembalapnya diperlukan secara adil.
Pertarungan sengit terjadi antara Mark Webber dan Vettel di Formula One (F1) Turki. Sayang, aksi Vettel membuat Red Bull harus merelakan kemenangan kepada McLaren di Istanbul.
Webber diminta untuk menghemat bahan bakar. Sedangkan Vettel diperbolehkan untuk bertarung dengan kekuatan penuh saat balapan. Hal ini mengisyaratkan ada perlakukan yang berbeda diantara mereka.
Mendengar hal itu, Marko langsung menegaskan kedua pembalapnya mendapatkan perlakuan secara adil. Webber dan Vettel diberikan peluang sama untuk meraih kemenangan.
“Kami mengatur tim beserta kedua pembalap dengan cara yang sama. Vettel berada di bawah tekanan jika dalam situasi demikian dan seharusnya kami bisa merebut posisi satu dan dua, “ cetus Marko.
“Ini bukan situasi di mana kami harus bersaing sesame tim. Kami berada di bawah tekanan besar dari McLaren. Mereka lebih cepat saat berada di trek lurus, sedangkan kami harus memanfaatkan keuntungan di tikungan,” tegasnya.
“Tapi situasi seperti ini tidak harus terjadi. Oleh sebab itu, kami akan berbicara dengan semua orang memastikan kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali,” tandasnya dilaporkan Autosport, Senin (31/5/2010).
(Hendra Mujiraharja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.