PALEMBANG - Bermain dalam set panjang, Bank Sumsel ditekuk Jakarta Sananta 2-3 (10-25, 21-25, 26-24, 25-14, 12-15) pada lanjutan kompetisi Proliga 2010, Sabtu (20/3/2010).
Laga
head-to-head itu sendiri berjalan panas dalam gairah. Tampil seperti menanggung beban "harus menang" lantaran bermain di depan publik sendiri yang menuntut prestasi, Andri dan kawan-kawan kalah mudah di set awal.
Bank Sumsel mencari angin balik, lalu menemukan sihirnya di set ketiga. Kombinasi pola serang bertumpu keandalan quick-ball antara tosser Rudi dengan spiker Bruno berhasil memberi banyak angka. Sedangkan duet bloker Brian-Bruno mampu menutup
open-space yang jadi target bidikan
spike keras dari seberang jaring.
Ketika skor imbang 7-7,
technical time-out diminta kubu Jakarta Sananta. Taktik itu berhasil menjauhkan poin mereka 10-8 setelah cocoran bola gerak tipu Eko Permana memantul di bidang kosong, tak terjangkau para pemain lawan.
Bank Sumsel terus tercecer di belakang, 8-13. Kedudukan berganti 10-14, dan 12-15. Sananta jauh berlari mencapai angka 19, mengunci lawannya di poin 12. Selanjutnya, dominasi permainan berbalik arah, 17-20, Sananta masih unggul. Bola
open-spike Riviansyah keluar lapangan, 18-20 Bank Sumsel mendekat.
Fluktuasi nilai kedua tim kemudian berayun-ayun laksana pendulum, 19-20, 20-21, 20-22 21-24, 23-24, 24 sama. Diwarnai
jumpserve Bruno, pemain asingnya asal Brasil, Bank Sumsel menutup set krusial ini lewat
deuce 26-24.
Set kelima dibuka langsung dengan keunggulan Bank Sumsel, 3-1. Di titik kritis inilah,
tosser Rudi dari Bank Sumsel diusir wasit. Mental lima rekan regunya tampak benar terpengaruh. Poin menipis, bahkan Sananta balik unggul 4-3. Lalu standing-position naik ke 7-6, Bank Sumsel kembali di depan. Kedudukan sama kuat 7-7, 9-9. Setelah spike tajam Erwin Rusni menyentuh tangan Sodikin, Jakarta Sananta unggul 12-10. Tim ibukota Sananta menyegel lawannya di angka 12, sementara set terakhir mereka rebut.
Esok sore, Minggu (21/3/2010), tim putra Bank Sumsel dijadwalkan melawan Jakarta BNI 46. Sedangkan putri Jakarta Popsivo Polwan ditantang Jakarta BNI 46.
(Defanie Arianti)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.