INDIAN WELLS - Unggulan keenam Jelena Jankovic sukses menembus babak final WTA Indian Wells. Hasil itu didapat usai petenis jelita Serbia ini menaklukkan petenis Australia Samantha Stosur dua set langsung 6-2, 6-4, Jumat (19/3/2010) waktu setempat.
Di babak final nanti, Jankovic akan berhadapan dengan pemenang antara unggulan kedua Caroline Wozniacki yang akan berhadapan dengan sahabatnya asal Denmark Agnieszka Radwanska. Jika mampu meraih gelar juara, maka ini merupakan trofi pertama buat Jankovic dalam tujuh bulan terakhir.
Jankovic memang memainkan permainan terbaiknya sepanjang perhelatan Indian Wells, musim ini. Pasalnya, dari lima laga yang dimainkannya sejak awal, Jankovic hanya kehilangan satu set, saat mengalahkan Sara Errani (2-6 7-6(6) 6-4) di putaran empat.
Berhadapan dengan Stosur yang baru berhasil menembus sepuluh besar rangking WTA yang diumumkan Senin lalu, Jankovic tampil luar biasa. Sempat bermain ketat di awal set (2-2), Jankovic melakukan
break saat unggul 3-2, untuk kemudian terus melaju hingga akhirnya menutup set pertama dengan skor 6-2.
Pertarungan di set kedua kian ketat. Stosur terus memberikan tekanan di awal set. Sayang, Stosur kembali melakukan kesalahan saat tertinggal 2-3.
Double fault yang dilakukannya pun membuat Jankovic kian berada di atas angin. Penderitaan Stosur kian lengkap setelah melakukan 47 pukulan error sepanjang laga. Hasilnya, Jankovic pun menang 6-4 dan melaju ke final.
Selepas laga, Jankovic pun tak bisa menutupi kebahagiaannya melaju ke babak final. Meski begitu, mantan petenis nomor satu dunia ini tetap memuji performa Stosur, terutama saat melakukan servis yang sangat kencang.
“Ini merupakan pekan yang luar biasa bagi saya,” papar Jankovic seusai laga sebagaimana dikutip
Yahoosports, Sabtu (20/3/2010).
“Samantha (Stosur) memiliki servis yang luar biasa, salah satu servis terbaik yang pernah saya lihat dalam tenis wanita. Saya beruntung, bisa mengembalikan servisnya. Saya kira, dia merasa tidak nyaman (dalam pertandingan) karena dia sangat bergantung pada pukulannya (servis) tersebut. Itu merupakan senjata utamanya,” tutur Jankovic yang terakhir kali merebut gelar juara di ajang Cincinnati, Agustus tahun lalu itu. (
acf)