JAKARTA - Pebulu tangkis Indonesia diharapkan lebih sigap menjalani babak kedua All England Super Series tahun ini. Mereka membutuhkan itu setelah mengalami sedikit masalah saat menjalani babak pertama di National Indoor Arena, Birmingham, Rabu (10/3/2010).
Di nomor tunggal putra, Taufik Hidayat hampir pulang lebih cepat ketika menghadapi pemain Hong Kong Hu Yun. Beruntung, suami Ami Gumelar itu mampu bangkit memenangi pertarungannya melalui rubber game 17-21, 21-11, 21-12.
Taufik dituntut lebih cermat menjalani babak kedua jika tak ingin membuang kesempatan meraih gelar pertamanya di All England tahun ini. Dia harus melakukan itu karena tekanan di babak kedua dipastikan akan semakin besar.
Di babak kedua, Taufik akan menghadapi pemenang antara Eric Pang dari Belanda atau pebulu tangkis Inggris Andrew Smith. Meski di atas kertas akan kembali diunggulkan melaju ke babak perempat final, tapi Taufik harus mengambil pelajaran usai menjalani babak pertama.
Konsentrasi penuh juga berlaku kepada Sony Dwi Kuncoro setelah memesan satu tiket di babak kedua. Dia lolos setelah mengandaskan perjuangan tunggal putra China Du Pengyu dua game 21-19, 21-10.
Sony wajib memberikan performa terbaiknya di babak kedua karena akan menghadapi unggulan pertama tunggal putra Lee Chong Wei. Pemain asal Malaysia itu melangkah ke babak kedua setelah mengandaskan harapan pemain India Chetan Anand 21-15, 21-16.
Pelatih Tunggal Putra Pelatnas Cipayung Agus Dwi Santoso mengatakan, tak ada masalah meski Sony akan bertemu Chong Wei di babak kedua. Dia percaya Sony akan memberikan
best performance untuk mencapai babak perempat final.
Selain itu, dia mengharapkan Sony mendapatkan pembelajaran dari turnamen tersebut. “Saya menyerahkan semuanya kepada anak-anak. Apalagi, turnamen ini menjadi patokan kami sebelum tampil di Piala Thomas, Malaysia, Mei mendatang,” ungkapnya.
Ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan juga harus lebih gesit jika tak ingin tergerus dari ketatnya persaingan turnamen berhadiah total USD200.000 tersebut. Mereka sempat mengalami masalah menghadapi pasangan Jepang Naoki Kawamae/Shoji Sato sebelum memastikan kemenangan di tangan Indonesia 21-15, 16-21, 21-18.
Markis/Hendra harus menunjukkan performa terbaik mereka, apalagi mereka akan kembali ditantang pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Yoshiteru Hirobe di babak kedua. Pasangan Negeri Matahari Terbit itu berhak menantang unggulan ketiga itu setelah menang atas pasangan Inggris Andrew Ellis/Dean George 21-19, 21-14.
Sayang, hasil negatif diraih ganda putra Indonesia lainnya Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan. Mereka ditumbangkan pasangan China Chai Biao/Zhang Nan 18-21, 9-21.
Kekalahan juga dialami tunggal putri Adrianti Firdasari setelah dikalahkan pemain Hong Kong Wang Chen melalui pertarungan dua game 20-22, 18-21. Prestasi itu menjadi sinyal buruk Firdasari sebelum membela tim Piala Uber Indonesia di Malaysia.
(Defanie Arianti)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.