JAKARTA - Pada seri ketiga pekan lalu di Purbalingga, Aep Dadang Supriatna dipecundangi kroser muda, Aris Setyo di lap-lap terakhir. Aris akhirnya menjuarai seri ketiga itu ditengah guyuran hujan dan trek berlumpur. Aep sempat melakukan protes, tapi tak didengar.
Di seri keempat Kejuaraan Powercross bertajuk ‘Surya 12 Motoriders Powercross Championship’ di Stadion Brigif, Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (23/1/2010), Aep dipastikan akan memuaskan publik setempat. Pasalnya, juara nasional motokros tiga kali beruntun ini notabene merupakan kroser asli Bandung , Jawa Barat, yang sudah pasti akan mendapat dukungan dari publik setempat.
Aep sendiri nyaris setiap hari melakukan latihan di Sirkuit Soreang, Bandung dan sudah begitu dikenal oleh penduduk setempat. Karena itu, keinginan kuatnya untuk memuaskan public sekaligus akan jadi pemacu baginya untuk membalas kekalahannya di seri sebelumnya dari Aris. Kondisi cuaca yang tak menentu belakangan ini memang membuat sejumlah kroser agak kuatir.
Pasalnya, hujan kadang sulit diprediksi. Seperti di seri Purbalingga pekan lalu pun, hujan bisa turun ditengah panas terik sampai-sampai persiapan untuk menyodorkan hiburan freestyle dari laga para freestyler Australia pun dibatalkan karena lintasan yang becek dan berlumpur. Aep sendiri mengaku bersama sejumlah rekan kroser nasional lain seperti Denny Orlando (Orlando AHRS), Aris, Aldi Lazaroni (Suzuki Surya12 Evalube), atau Zulfikar sudah melakukan sejumlah persiapan baik untuk kendaraan maupun fisik di tengah lintasan becek nanti.
"Kalau hujan biasanya untuk fisik sangat enak karena kami tak cape dan tak bakalan dehidrasi. Tapi, untuk lintasan tentu sangat menyulitkan dan berat oleh lumpur. Nah, ini yang kami waspadai sejak awal," ucap Aep kepada wartawan, Kamis (21/1/2010). Aep yang juga mengaku berambisi memenangkan seri ini untuk warga Jabar sekaligus membalas dendam seri sebelumnya pun sudah mewanti-wanti kepada dirinya sendiri untuk lebih jeli memperhatikan lintasan di saat hujan.
Beberapa kroser asing seperti James Robinson, Lewis Wood, atau Kim Azhkineski dari Australia pun dipastikan akan tetap meramaikan event seri keempat dari lima seri yang sudah digelar. Sementara Dira Sulanjana dari Lightning Productions selaku promotor event menyatakan kalau timnya sudah menyiapkan segala bentuk antisipasi terhadap sirkuit jika saja hujan datang saat balapan.
"Hujan memang jadi kendala di bulan-bulan ini. Tapi, kami sudah punya tim khusus untuk mengatur itu. Yang pasti, balapan akan tetap digelar seperti biasa dan freestyle juga akan kembali. Ini juga pertama kalinya freestyle akan digelar di Cimahi dan langsung dimainkan oleh para freestyler top dunia asal Australia yang sudah berlatih keras baik di Australia maupun di Korea Selatan," tutur Dira lagi.
(Azwar Ferdian)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.