Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Laporan dari Laos

Bulutangkis Indonesia Terbaik di ASEAN

Fetra Hariandja , Jurnalis-Kamis, 17 Desember 2009 |20:25 WIB
Bulutangkis Indonesia Terbaik di ASEAN
Foto: Reuters
A
A
A

VIENTIANE - Target kontingen bulutangkis Indonesia menjadi juara umum SEA Games 2009 Laos akhirnya terwujud. Cabang olahraga andalan Merah Putih ini mempersembahkan empat medali emas setelah meraih kemenangan di tiga nomor tanding.

Ketiga nomor tersebut adalah tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran. Sebelumnya, Indonesia sudah memastikan medali emas melalu nomor beregu putra. Di final, Sony Dwi Kuncoro dkk menghempaskan tim beregu Thailand, beberapa hari lalu.

Bertarung pada laga final di Hall Badminton, National Sports Complex, Kamis (17/12/2009), emas pertama Indonesia disumbangkan disumbangkan ganda campuran Indonesia Nova Widianto/Liliyana Natsir. Keduanya menghempaskan perjuangan pasangan Thailand, Songhon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul 21-10, 20-22, 21-9.

Sukses Nova/Liliyana dilanjutkan tunggal putra Indonesia. Pada pertarungan all Indonesia final, Simon Santoso berhak meraih medali emas setelah menundukkan seniornya, Sony Dwi Kuncoro dua set langsung 21-16, 21-12.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya kembali berkumandang di Hall Badminton setelah ganda putra terbaik Indonesia kembali mengoleksi medali emas. Pasangan Hendra Setiawan/Markis Kido tampil menjadi yang terbaik di Asia Tenggara setelah melindas ganda Malaysia Koo Kien Kkeat/Tan Boon Heong 21-17, 21-17.

Sementara itu, nomor tunggal putri menjadi milik Thailand setelah terjadi all Thailands final. Tunggal Salakjit Ponsana mengalahkan Ratchanok Intanon 21-14, 18-21, 21-10. Sedangkan ganda putri, direbut Malaysia melalui Chin Eei Hui/Wong Pei Tty yang menjegal ganda Singapura Shinta M Sari/Yao Lei 21-12, 21-11. Malaysia juga merebut nomor beregu putri usai menggulung Indonesia, beberapa hari lalu.

Kabid Binpres PB PBSI Christian Hadinata menyatakan anak asuhnya gagal mewujudkan ambisi meraih lima medali emas. Target tersebut tercuat sebelum bertolak ke Laos.

"Iya, awalnya kami menargetkan lima medali emas. Tapi, hasil undian sangat tidak menguntungkan pemain. Sebab, semua negara membawa pemain terbaiknya," kata Christian seperti dilaporkan wartawan okezone, Fetra Hariandja dari Laos.

Koh Chris, sapaan karib Christian membandingkan prestasi bulutangkis Indonesia pada SEA Games 2007 di Thailand, yang menyapu bersih medali emas. Saat itu, semua negara kuat hanya menurunkan pemain lapis kedua.

"Inilah yang bisa kami capai. Tapi, kami akan melakukan evaluasi untuk menghadapi SEA Games 2011. Evaluasi terutama pada sektor putri yang gagal menyumbang medali emas," pungkasnya.

(Hendra Mujiraharja)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement