BRACKLEY - Tim principal Brawn GP Ross Brawn mengaku sangat kecewa dengan keputusan hengkang Jenson Button. Pada kompetisi balap Formula 1 musim depan, Button memutuskan membela McLaren dan mengabaikan penawaran terbaik yang diberikan Brawn.
Sejak awal Brawn berharap anak buahnya itu bertahan usai menggenggam gelar juara dunia bersama BGP001. Namun, keduanya malah dikabarkan terlibat perang dingin terkait perselisihan nilai kontrak.
Button akhirnya mengunjungi markas besar The Silver Arrows di Woking dan mendiskusikan kemungkinan bergabung. Mengetahui hal ini, Brawbn GP langsung menghentikan negosiasi.
"Saya sangat kecewa, kerjasama kami dengan Jenson harus berakhir begini," aku Ross Brawn kepada Daily Express, Jumat (20/11/2009).
Direktur eksekutif Nick Fry menambahkan: "Kami bingung dengan keputusannya. Padahal kami sudah memberi harga pantas ketimbang penawaran yang diajukan tim lain."
"Kami telah memberinya mobll juara hingga dia bisa merebut gelar juara dunia, dan meyakinkan dia akan mendapat hal yang serupa musim depan," tukasnya.
Kabar terakhir menyebut Button meminta gaji 12 juta poundsterling bila Brawn tetap memintanya bertahan. Namun, juara dunia Formula 1 itu ditenggarai menerima 6 juta pounds dari McLaren.
(Devy Lubis)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.