JAKARTA - Kasubbid Pelatnas Cipayung Christian Hadinata mengatakan, kemenangan Indonesia di nomor ganda putri sudah diprediksi pihaknya. Apalagi, jika melihat prestasi dan kualitas kedua pemain tersebut.
Jadi, dia tak begitu heran jika Anneke/Annisa meraih gelar itu. "Mungkin sudah sewajarnya, apalagi setelah mereka diunggulkan di tempat pertama turnamen tersebut," ungkapnya.
Dia pun menepis kemenangan anak asuhnya itu karena absennya pemain China. Dia menilai kualitas kedua pemain itu memang sudah mumpuni meraih gelar meskipun terdapat pemain negeri Tiongkok.
Christian berharap mereka terus meningkatkan performa mereka, terutama menghadapi tingkat persaingan lebih ketat ke depannya. Sebab, pihaknya berencana mengarahkan mereka untuk tampil di turnamen yang memiliki grade lebih tinggi seperti super series.
"Mereka sudah bagus mulai dari grafik penampilan dan kematangan keduanya. Tinggal bagaimana mereka meningkatkan kualitas untuk tampil di turnamen lebih tinggi, tapi semuanya membutuhkan proses," ujarnya.
Dominasi mereka di Vietnam tentunya harus dicermati pebulutangkis Indonesia, khususnya mereka yang akan berangkat menghadapi Denmark super series, 20-25 Oktober 2009.
"Prestasi junior mereka di Vietnam pasti akan meningkatkan daya juang pemain yang akan berangkat ke Denmark. Apalagi, persiapan mereka mulai sempurna menghadapi turnamen tersebut," kata Kabid Binpres PB PBSI Lius Pongoh.
Menurutnya, pebulutangkis senior sudah merampungkan sesi latihan stamina dan teknik. Pihaknya kini lebih memprioritaskan menjaga kondisi fisik pemain agar tak mengalami masalah di Denmark. (Edi Yulianto/Koran SI/hmr)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com