Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
IBL

Rivalitas Derby Jakarta di Game Ketiga

Edi Yulianto , Jurnalis-Sabtu, 01 Agustus 2009 |07:15 WIB
Rivalitas Derby Jakarta di Game Ketiga
A
A
A

JAKARTA - Pertarungan dua tim sekota Satria Muda (SM) Britama Jakarta dan XL Aspac Jakarta akan kembali terjadi. Keduanya akan baku hantam di game ketiga final IBL 2009 di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (1/8/2009).

Kedua tim pun diprediksi akan tampil lebih ofensif, terutama Aspac yang akan turun di depan publiknya sendiri. Sebab, pertarungan itu menjadi kesempatan Vinton Nolland dkk membuktikan mereka lebih unggul atas SM sekaligus ingin merebut poin di game tersebut.

Manajer Aspac Irawan Haryono berharap timnya akan merebut game ketiga sekaligus memperlebar kedudukan menjadi 2-1, namun peluang itu diyakininya akan sulit terwujud meski turun di kandang sendiri.

Faktor utama kesulitan timnya adalah belum adanya kekompakkan Vinton dkk. Padahal, mereka telah menjalani jeda istirahat selama lima hari pascagame pertama dan kedua di kandang SM, Sportmall Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utama, 25-26 Juli lalu.

Karena itu, masih kecil kemungkinan timnya akan mengalahkan superioritas lawannya. "Kami harus realistis, tapi bukan berarti kami akan menyerah sebelum bertanding. Kami berharap anak-anak tetap optimistis menjalani laga tersebut," ungkapnya kepada Okezone.

Optimisme pun dilontarkan Asisten Pelatih Aspac Michael Ferdinandus. Menurutnya, timnya akan sanggup meladeni perlawanan anak-anak SM jika konsisten dan disiplin menjaga lini pertahanan. Sayang, pelatih ramah ini enggan menyebut strategi apa yang akan digunakan Aspac di game ketiga tersebut. Apakah akan menerapkan strategi sama saat mengalahkan SM di game pertama?

Michael hanya menjelaskan, timnya dalam kondisi prima setelah mendapatkan recovery lebih dari cukup. "Waktu jeda itu sudah cukup bagi pemain untuk mengembalikan stamina usai terkuras habis di game kedua. Kami pun siap mengamankan poin di kandang," cetusnya..

Sementara Pelatih SM Fictor 'Ito' Gideon Roring memberi instruksi tak boleh menganggap remeh Aspac. Sebab, mereka telah membuktikan kehebatan Aspac ketika dipaksa menyerah melalui overtime 73-76.

"Kami tak mau mengalami kejadian itu, apalagi sakit sekali kalah setelah sempat unggul sebelumnya. Kami akan mengerahkan kemampuan terbaik untuk membuka peluang menuju juara," cetus Ito.

Sayang, mantan pemain SM itu juga bungkam mengenai strategi timnya menghadapi Aspac. Dia memilih konsentrasi menjaga konsistensi anak asuhnya untuk meraih kemenangan di game ketiga.

Kapten SM Rony Gunawan menambahkan, timnya harus mewaspadai pergerakan tuan rumah. Dia tak ingin rekannya lengah karena Aspac mampu memanfaatkan momen itu untuk merebut juara. "Kami sempat lengah di game pertama dan Aspac pun akhirnya juara. Kami harus mewaspadai hal itu, terutama permainan nothing to lose Aspac," papar Rony.

Perkiraan Pemain
Aspac: Xaverius Prawiro, Vinton Nolland, Riko Hantono, Pringgo Regowo, Isman Thoyib
SM: Rony Gunawan, Youbel Sondakh, Faisal Julius Achmad, Amin Prihantono, Wahyu Hidayat Jati

(Tb Al Amin Nurdi)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement