
Foto: AP
SILVERSTONE - Vijay Mallya nampaknya tak puas hanya memainkan saham di ajang jet darat Formula One (F1). Bos Force India ini tertarik menjajal peruntungan di klub sepakbola London, menyusul dua raja minyak Bernie Ecclestone dan Flavio Briatore.
Mampu memompa dana untuk kejuaraan hingga 20 juta poundsterling, pialang bir ini bisa dinobatkan sebagai tokoh motorsport ketiga yang ikut main saham di Queens Park Rangers.
Seperti dilansir media Inggris Daily Mail, Selasa (7/10/2008), merk dagang Kingfisher nya pun bakal dijadikan ikon di kostum tim. Bahkan, publik London bisa tercengang jika melihat papan nama klub Loftus Road benar-benar harus diturunkan. Sebab kandang QPR akan berganti nama, Stadion Kingfisher.
Sebelumnya, petinggi F1 Ecclestone dan bos Renault Briatore mengambil alih kendali klub musim lalu. Keduanya berambisi mengembalikan kejayaan klub tersebut ke puncak klasemen sepakbola Inggris, seperti saat pertengahan 1990an silam.
Tapi, kedua tokoh penting F1 itu bukanlah orang pertama yang memutar uang di bisnis yang berbeda. Alejandro Agag yang dianggap terlibat kebangkrutan Super Aguri, tercatat sebagai wakil presiden tim GP2 Campos. Sedangkan direktur Seri GP2 Bruno Michel juga menjadi bagian Loftus Road.
Di tangan dua petinggi F1, QPR sempat tercatat sebagai klub terkaya di Inggris. Tentu, sebelum kepemilikan Manchester City diambil alih Abu Dhabi United Group (ADUG), September lalu.
