
Foto: AP
BEIJING - Era keemasan Roger Federer mulai pudar. Kekalahan terakhir yang diderita FedEx di Olimpiade, membuat petenis Swiss itu seakan tak lagi disegani oleh lawan-lawannya.
Kekalahan yang diterima Federer dari James Blake di perempatfinal Beijing, cukup memberikan bukti bahwa Federer tak lagi menjadi mimpi buruk bagi lawan-lawannya.
Momok terbesar FedEx yang bakal meruntuhkan dominasinya adalah prodigy Rafael Nadal. Senin (18/8/2008) besok, petenis asal Spanyol itu akan menggeser gelar petenis nomor satu dunia milik Federer yang telah bertahan selama 1.659 hari. Nadal berhak merebut mahkota FedEx usai sukses menghantam Federer di final Prancis Open dan Wimbledon.
Bukan petenis papan atas saja yang bisa menumbangkan Federer sepanjang musim ini. Non unggulan semacam Mardy Fish, Ivo Karlovic dan Radek Stepanek pernah menjungkalkan Federer. Federer pun sadar eranya mulai meredup.
"Saya tak bisa bersembunyi di bawah radar lagi. Bila petenis nomor satu kalah maka beritanya akan selalu menjadi headlines di mana-mana. Sekarang mulai telihat agak ekstrim," ujar Federer disitat Eurosport, Jumat (15/8/2008).
"Tidak mudah mempertahankan posisi nomor satu selamanya. Terkadang hal itu bisa menimpa Anda," keluh Federer.
