PON KalTim


Sampai Jumpa Kaltim

Kamis, 17 Juli 2008 - 23:38 wib
text TEXT SIZE :  
Toto Pribadi - Okezone

SAMARINDA - Ribuan warga Kalimantan Timur memadati Stadion Utama Palaran, Samarinda, Kamis (17/7/2008), untuk turut serta menjadi saksi penutupan PON XVII/2008. Dalam acara penutupan itu, hadir juga Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Acara penutupan itu diawali dengan sambutan pembuka dari Pejabat Sementara Gubernur Kalimantan Timur Ir Tarmizi A Karim. Dalam sambutannya, Tarmizi mengaku sangat bersyukur menjadi tuan rumah PON XVII kali ini.

Menurutnya, dengan terpilihnya Kaltim menjadi tuan rumah PON XVII telah melahirkan Stadion Utama Palaran di Samarinda yang luas dan megah. Tarmizi juga mengaku senang PON di Kaltim ini menjadi yang terbesar dan termegah. Selain itu, ia juga mengaku tema PON XVII,yakni raih prestasi, kokohkan persaudaraan benar-benar terwujud di Bumi Etam ini.


Hal senada juga dilontarkan Ketua Umum Pengurus Besar PON XVII/20008 Yurnalis Ngayoh. Dalam pidatonya, Yurnalis mengaku senang dengan dipecahkannya rekor PON sebanyak 115, Rekor Nasional 58 dan rekor Sea Games sebanyak tiga rekor.

Sedangkan sambutan berikutnya datang dari Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sebelumnya, di beberapa kesempatan, orang nomor dua RI itu, memang sempat memberikan kritikan mengenai terlalu banyaknya cabor yang dipertandingkan di PON kali ini serta meminta agar panitia PON mengacu kepada cabang Asian Games atau Olimpiade.

"Pada kesempatan ini, saya ingin memberikan penghargaan kepada Menegpora, KONI, Pemerindah Daerah dan masyarakat Kaltim," katanya.

Acara penutupan itu juga diisi dengan atraksi kesenian daerah Kaltim dan Riau. Kehadiran budaya dan kesenian Riau itu juga menjadi pengantar bagi Propinsi Riau yang akan menjadi tuan rumah PON 2012 mendatang.

Dalam kesempatan itu, kesenian daerah Kaltim menampilkan Tari Ganjar Ganjur dari Kutai, sementara Riau menampilkan Goyang Rancak. Tak hanya itu, sekira Tarian40.000 penonton juga disuguhi Tari Gantar Bejamu, dengan 350 penari. Para penari juga mengajak beberapa atlet ikut menari.

Kemudian para penari tersebut mengolesi muka atlet dengan sejenis bedak berwarna putih, sebagai simbol agar tamu selalu mengenang Kaltim. Pada saat yang bersamaan, angkasa di atas Stadion Palaran berubah terang benderang dengan atraksi kembang api yang berdurasi selama lima menit.

PON XVII Kaltim 2008 menampilkan Jawa Timur sebagai juara umum dengan mengumpulkan medali emas terbanyak, yaitu 139 emas, 114 perak dan 111 perunggu, disusul juara bertahan DKI Jakarta dengan 122 emas, 118 emas dan 123 perak.

Sementara tuan rumah Kalimantan Timur yang semula hanya menargetkan peringkat kelima, ternyata secara mengejutkan berada di urutan ketiga dengan 116 emas, 110 perak dan 115 perunggu. Kaltim mengungguli Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Seusai acara penutupan, antrian panjang terlihat di pintu keluar Stadion Utama Palaran hingga berjam-jam. Satu arah-pun diberlakukan guna memperlancar arus lalu lintas yang meninggalkan stadion kebanggan Samarinda itu.

(zwr)
o1 o2

Berita Lain

o3 o4