PON KalTim


Kalahkan DKI, Sulut Tambah Emas

Rabu, 16 Juli 2008 - 20:46 wib
text TEXT SIZE :  
Toto Pribadi - Okezone

SAMARINDA - Duel seru dua sahabat terjadi di pertandingan terakhir cabang bulutangkis. Gresya Polii dan Jo Novita harus berduel karena membela dua bendera yang berbeda. Bertanding di Gor Bulutangkis Kompleks Stadion Palaran, Rabu (16/7/2008), ganda putri Sulawesi Utara Greysia Polii/Nathalia Poloukan akhirnya mampu mempersembahkan emas terakhir di cabang bulutangkis.

Di partai final, ganda putri Sulut itu menaklukkan ganda putri DKI Jakarta Jo Novita yang diduetkan dengan Pia Zebadiah. Greysia/Nathalia menang lewat pertandingan rubber set, 18-21 21-14 21-16. Emas itu menjadi emas pertama bagi kontingen Sulawesi Utara di cabang Bulutangkis.

Sejak set pertama, duel Jo Novita/Pia Zebadiah dengan Greysia/Nathalia memang telah berlangsung seru. Kejar mengejar angka pun terjadi. Namun banyaknya kesalahan yang dilakukan ganda putri Sulut membuat Jo Novita/Pia Zebadiah mampu memenangkan set pertama 18-21. Smas keras Pia mengakhiri set pertama itu.

Memasuki set kedua, Greysia/Nathalia mulai merubah strategi. Ganda putri Sulut itu menjadikan Pia sebagai target serangan. Terbukti hasil itu membuahkan hasil. Greysia/Nathalia mampu menjaga keunggulan sebelum akhirnya menutup set kedua, 21-14.

Kemenangan di set kedua itu kembali memompa semangat Greysia/Nathalia. Meski sempat tertinggal 12-14, Greysia/Nathalia mampu membalikkan keadaan dan akhirnya mampu menutup set ketiga 21-16.

Di pertandingan sebelumnya, DKI juga telah menambah satu emas lewat tunggal putra mereka, Simon Santoso. Di babak final tunggal perseorangan putra, dia mengalahkan pebulutangkis Jawa Tengah Andre Kurniawan dengan skor 21-13, 21-23 dan 21-13.

Bagi Simon, emas yang diraihnya di Bumi Etam itu menjadi emas pertamnya di PON dalam nomor tunggal perseorangan putra. Pada PON XVI/2004 di Sumatera Selatan, dia hanya menjadi semifinalis. "Saya harus sabar saat mengadapi Andre. Apalagi tenaganya sangat kuat. Saya tidak boleh terpancing, karena itu akan menjadi bumerang," kilah Simon.

Meski Jo Novita/Pia Zebadiah gagal mempersembahkan emas, namun pelatih DKI Jakarta Joko Santoso Supriyadi. "Yang terpenting target tiga emas sudah terpenuhi. Tak jadi soal itu disektor mana. Apakah itu di putri atau putra," kilah Joko.

(fmh)
o1 o2

Berita Lain

o3 o4