
Foto: Ist
BONTANG - Ambisi Pengprov PSTI Jateng mempertahankan gelar juara umum cabang olahraga (cabor) sepak takraw diajang PON XVII Kaltim 2008 terwujud. Kepastian tersebut diperoleh setelah Jateng berhasil merebut medali emas dari nomor beregu putra.
Pada partai final yang digelar di GOR As Syifa' Bontang, Rabu (17/7/2008) tersebut, Sugeng Syamsul dkk berhasil membantai tim beregu putra Jatim dengan skor 2-0 (21-15, 22-20).
Sementara, Jatim berhak atas medali perak. Sedang medali perunggu diraih tim beregu putra Sulsel dan Riau. Di nomor beregu putri, medali emas disabet Riau, medali perak diraih DKI Jakarta dan medali perunggu oleh Sulsel dan Sulteng.
Manajer tim sepak takraw Jateng, Siti Farida mengatakan, anak-anak bermain luar biasa. Meski pada set kedua Wisnu dkk sempat tertinggal cukup jauh, namun mereka tetap bermain tenang. Sehingga, mereka berhasil membalikkan keadaan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.
"Permainan anak-anak luar biasa. Saya lihat, grafik penampilan mereka menanjak. Terbukti, meski sempat tertinggal, tapi mereka berhasil mengejar dan akhirnya justru bisa memenangkan pertandingan. Benar-benar pertandingan yang sangat menegangkan," terang Farida.
Lebih lanjut wanita yang juga menjabat sebagai Sekum PSTI Pengprov Jateng itu mengatakan, tambahan satu medali emas mengantarkan Jateng kembali keluar sebagai juara umum cabor sepak takraw.
Sebab, prestasi yang sama juga pernah diraih tim sepak takraw Jateng diajang PON XVI Palembang 2004 lalu. Kali ini, sepak takraw Jateng pulang dengan membawa tiga medali emas dan perak.
Sedang pada PON XVI lalu, Jateng hanya mampu menggondol tiga keping medali emas. Medali emas pada PON kali ini didapat dari nomor doubel event putra, hoop putra dan beregu putra.
Sedangkan medali perak diraih dari nomor hoop putri dan tim putra. "Kali ini, kita turun di lima nomor dari delapan nomor yang dipertandingkan. Dan Alhamdulillah, kita dapat medali semua. Ini adalah anugrah Allah yang harus disyukuri," terang Farida.
(Agus Anggoro/Sindo/hmr)