Sport Lain
Tim Uber Terima Bonus
Kamis, 22 Mei 2008 - 17:34 wib
Toto Pribadi - Okezone
Berita Lainnya
- Kamis, 28/08/2008 16:08
De La Hoya - Pac Man Tinggal Bungkus - Kamis, 28/08/2008 00:08
Mills: Bolt Bisa Lebih Cepat! - Rabu, 27/08/2008 16:08
Bonus Olimpiade Melimpah

Foto: AP
JAKARTA - Kerja keras Tim Uber Indonesia rupanya membuat pemerintah terkesan. Meskipun gagal merebut kembali Uber Cup, namun kerja keras srikandi-srikandi merah putih tetap mendapat pujian dari berbagai pihak, termasuk Menegpora Adhyaksa Dault.
Di sela-sela kesibukannya menghadiri Festival Budaya dan Makanan China di Sangri-La Palace, Kamis (21/5/2008), Menegpora berjanji akan mengucurkan bonus kepada tim uber Indonesia. Menegpora mengaku langkah itu sebagai salah satu bentuk wujud kepedulian pemerintah terhadap dunia olah raga.
"Setelah revisi anggaran, kami akan memberikan 50 juta untuk tim uber termasuk dengan manajer tim," ujar Adhyaksa Dault.
Uang masing-masing sejumlah Rp 50 juta akan diberikan kepada seluruh anggota tim Uber yang terdiri dari 10 pemain dan enam orang dari pelatih plus manajer tim. Jadi total bonus yang akan dikucurkan pada tanggal 7 Juni nanti menjadi 800 juta.
Dalam kesempatan itu, Adhyaksa Dault juga memberikan sedikit sentilan pada tim Thomas Indonesia. Pasalnya, PBSI sendiri menargetkan tim Thomas melenggang ke final. Namun, sayang Sony Dwi Kuncoro dkk hanya mampu sampai babak semifinal.
"Untuk putra ya belum bisa, malah mungkin karena sudah terlalu sering terima bonus jadi malas latihan fisik," tandasnya.
Di acara yang juga diisi jamuan dengan tim olimpiade Indonesia itu, Menegpora juga memberikan semangat pada kontingen tim Olimpiade Indonesia untuk memberikan seluruh tenaganya bagi bangsa dan negara.
"Dengan kondisi saat ini, hanya olahraga yang dapat mempersatukan perbedaan. Contohnya saat Thomas dan Uber lalu, seluruh penonton membaur tanpa harus melihat partai, suku maupun agamanya," ujar Menegpora.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua KONI/KOI, Rita Subowo juga mengaku untuk tim Olimpiade juga telah ada sponsor swasta yang memberikan bonus 1 Milyar bagi setiap mendali emas.
Di sela-sela kesibukannya menghadiri Festival Budaya dan Makanan China di Sangri-La Palace, Kamis (21/5/2008), Menegpora berjanji akan mengucurkan bonus kepada tim uber Indonesia. Menegpora mengaku langkah itu sebagai salah satu bentuk wujud kepedulian pemerintah terhadap dunia olah raga.
"Setelah revisi anggaran, kami akan memberikan 50 juta untuk tim uber termasuk dengan manajer tim," ujar Adhyaksa Dault.
Uang masing-masing sejumlah Rp 50 juta akan diberikan kepada seluruh anggota tim Uber yang terdiri dari 10 pemain dan enam orang dari pelatih plus manajer tim. Jadi total bonus yang akan dikucurkan pada tanggal 7 Juni nanti menjadi 800 juta.
Dalam kesempatan itu, Adhyaksa Dault juga memberikan sedikit sentilan pada tim Thomas Indonesia. Pasalnya, PBSI sendiri menargetkan tim Thomas melenggang ke final. Namun, sayang Sony Dwi Kuncoro dkk hanya mampu sampai babak semifinal.
"Untuk putra ya belum bisa, malah mungkin karena sudah terlalu sering terima bonus jadi malas latihan fisik," tandasnya.
Di acara yang juga diisi jamuan dengan tim olimpiade Indonesia itu, Menegpora juga memberikan semangat pada kontingen tim Olimpiade Indonesia untuk memberikan seluruh tenaganya bagi bangsa dan negara.
"Dengan kondisi saat ini, hanya olahraga yang dapat mempersatukan perbedaan. Contohnya saat Thomas dan Uber lalu, seluruh penonton membaur tanpa harus melihat partai, suku maupun agamanya," ujar Menegpora.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua KONI/KOI, Rita Subowo juga mengaku untuk tim Olimpiade juga telah ada sponsor swasta yang memberikan bonus 1 Milyar bagi setiap mendali emas.
(tok)




