- Sabtu, 19/07/2008 15:07
Jelang Olimpiade 2008
Bulutangkis Mulai Ukur Kemampuan Lawan - Senin, 30/06/2008 11:06
RS Sukanto dan PBSI Dilaporkan ke Polda Metro - Minggu, 22/06/2008 21:06
Zheng Bo/Gao Ling Rebut Gelar

Bertanding di Istora Gelora Bung Karno, Jumat (16/5/2008), Tim Thomas Korea dengan perkasa mempermalukan tuan rumah Indonesia, 3-0 di babak semifinal. Park Sung-hwan mampu menjadi mimpi buruk bagi Sony Dwi Kuncoro dkk.
Meskipun bermain di negri orang tak membuat Park dkk canggung. Bahkan Korea menang tanpa harus menurunkan ganda kedua dan tunggal terakhirnya. Semangat Negri Ginseng itu patut diacungi jempol.
Sejak kejuaraan beregu ini ada, Korea memang selalu gagal mencapai partai puncak. Hasil terbaik mereka hanya mencapai babak semifinal. Korea masuk semifinal Thomas Cup sebanyak enam kali.
Menariknya, empat kekalahan Korea didapat dari Tim Thomas Indonesia,dengan skor 4-1 (Thomas Cup-1984), 5-0 (1992), 4-1 (1994) dan 3-2 (1996). Dua kekalahan lainnya didapat dari tim Thomas China pada tahaun 2000 dengan skor 3-1 dan 2006 dengan skor 3-0.
Tim Korea pantas bersuka cita, karena di tangan tim Thomas Indonesialah mereka selalu gagal menembus final. Hebatnya, mereka mampu mempermalukan tim Thomas Indonesia di depan publik tanah air. Kepuasan Tim Korea juga diungkapkan sang pelatih Kim Jong-soo.
"Saya sangat puas dengan hasil hari ini. Kunci kemenangan kami ada pada tunggal pertama dan ganda pertama. Terbukti, dua laga itu bisa menang. Pada pertandingan ketiga hanya sebagai pelengkap," ujar Kim Jong-soo.
Saat ditanya mengenai laga melawan China, Kim mengaku akan mempertahankan formasi yang sudah ada. Tumpuan ada pada tunggal pertama dan ganda pertama. Selebihnya adalah melakukan yang terbaik.
(hmr)



