Sport Lain
Thomas & Uber Cup 2008
Jepang, Sedih & Bahagia
Selasa, 13 Mei 2008 - 18:41 wib
Toto Pribadi/Azwar Ferdian - Okezone
Berita Lainnya
- Kamis, 28/08/2008 16:08
De La Hoya - Pac Man Tinggal Bungkus - Kamis, 28/08/2008 00:08
Mills: Bolt Bisa Lebih Cepat! - Rabu, 27/08/2008 16:08
Bonus Olimpiade Melimpah

Foto: Eriko Hirose (Jepang)/AP
JAKARTA - Pelatih kepala Tim Piala Thomas dan Uber Jepang, Park Joo-bong sedang dalam suasana hati berduka dan gembira.
Berduka setelah langkah Tim Uber Jepang terhenti di babak play-off setelah dikalahkan Malaysia 3-0. Gembira karena tim Thomas sukses melaju ke babak perempat final setelah menghentikan Jerman 3-2.
Joo-bong melihat dua tim asuhannya ini sudah berusaha maksimal. Hanya saja, Tim Uber mengalami nasib kurang beruntung karena kalah dari Malaysia. Ini cukup disesalkan Joo-bong, mengingat Jepang berada di unggulan kedua. Sementara Malaysia duduk di unggulan keempat.
"Semua nomor di Tim Uber sudah berjuang sekuat tenaga. Tapi, Malaysia ternyata lebih kuat daripada kami," jelas Joo-bong.
Usai kejuaraan, Tim Uber Jepang akan melakukan evaluasi.
Kejutan terjadi di nomor Thomas Jepang. Duduk di unggulan enam, Jepang mampu melaju ke babak perempat final.
"Saya sendiri cukup terkejut dengan keberhasilan Tim Thomas kami. Jerman bermain cukup baik, tapi pemain bisa mengimbangi permainannya. Kami unggul di tunggal putra pertama, ganda kedua dan tunggal ketiga," jelas Joo-bong mengomentari hasil laga.
Mengenai pertandingan perempat final melawan Malaysia, Joo-bong menyatakan jika timnya akan bertemu lawan yang sangat tangguh.
"Malaysia adalah lawan yang sangat tangguh. Sangat sulit memprediksi peluang kami di perempatfinal. Tapi biar bagaimana pun pemain harus berjuang sekuat tenaga," lanjutnya.
Joo-bong akan mencoba peruntungannya di nomor ganda. Sebab, itu satu-satunya pelung Jepang mencuri poin. Sementara di nomor tunggal, Joo-bong menilai timnya kalah kelas.
(fmh)
Berduka setelah langkah Tim Uber Jepang terhenti di babak play-off setelah dikalahkan Malaysia 3-0. Gembira karena tim Thomas sukses melaju ke babak perempat final setelah menghentikan Jerman 3-2.
Joo-bong melihat dua tim asuhannya ini sudah berusaha maksimal. Hanya saja, Tim Uber mengalami nasib kurang beruntung karena kalah dari Malaysia. Ini cukup disesalkan Joo-bong, mengingat Jepang berada di unggulan kedua. Sementara Malaysia duduk di unggulan keempat.
"Semua nomor di Tim Uber sudah berjuang sekuat tenaga. Tapi, Malaysia ternyata lebih kuat daripada kami," jelas Joo-bong.
Usai kejuaraan, Tim Uber Jepang akan melakukan evaluasi.
Kejutan terjadi di nomor Thomas Jepang. Duduk di unggulan enam, Jepang mampu melaju ke babak perempat final.
"Saya sendiri cukup terkejut dengan keberhasilan Tim Thomas kami. Jerman bermain cukup baik, tapi pemain bisa mengimbangi permainannya. Kami unggul di tunggal putra pertama, ganda kedua dan tunggal ketiga," jelas Joo-bong mengomentari hasil laga.
Mengenai pertandingan perempat final melawan Malaysia, Joo-bong menyatakan jika timnya akan bertemu lawan yang sangat tangguh.
"Malaysia adalah lawan yang sangat tangguh. Sangat sulit memprediksi peluang kami di perempatfinal. Tapi biar bagaimana pun pemain harus berjuang sekuat tenaga," lanjutnya.
Joo-bong akan mencoba peruntungannya di nomor ganda. Sebab, itu satu-satunya pelung Jepang mencuri poin. Sementara di nomor tunggal, Joo-bong menilai timnya kalah kelas.




